Kamis, 18 Desember 2014

Cartoon, Western, jaman 90-now,

Yah. Setelah me-release beberapa data yang tentang film kartun kemarin, dapat juga usul untuk membuat lagi data-data kartun yang berbau western. Sebenarnya bingung juga sih, kartun-kartun apa saja yang pernah aku lihat ini tapi ada beberapa yang memang aku menyukainya juga sih. Pribadi sendiri jarang mengarah ke hampir tak tahu mengenai kartun princes-princesan. Barbie? Apalagi Berbie. Bonekanya saja cuma punya tiga. kecuali kalau akan datang tema Berbie jadi Cat Women. Atau misalnya Berbie jadi angkatan bersenjata. Hahaha.
Ada beberapa masukan sih, jadi aku mencoba nge-range saja yah. Dahulu kartun tersebut dapat kita temui di Lativi, TV7 (cikal bakalnya Trans 7), antv. Opening theme songsnya saja aku hampir gag pernah tahu, kecuali ya yang memang itu film agak me-legend jadi memang mungkin sangat jauh lebih sedikit dari kartun/anime/manga dari Negeri Sakura. Seperti kemarin, CMIIW. Ok. Let’s enjoyed.
1.        Dinosaucers. Banyak sekali kartun yang mengambil tema tentang dinosaurus. Salah satunya ya Dinosaucers ini. Kalau seinget aku dinosaurus disini bertugas sebagai agen yang membantu melawan kejahatan. Entah aku lupa ada unsure makhluk luar angkasa atau tidak. Mereka punya pakaian seragam. Oya jangan tanyakan berapa dan apa sajakah jenis dinasaurusnya. Meskipun aku dapat mencarinya tapi khan ini juga mengasah ingatanku. Walau tak sedalam Doraemon, Mojacko dll.
2.        Donal Duck. Hyehehe. Uncle Donal yang punya sifat pemarah ada Desy. Keponakan Kwik, Kwek, Kwak. Ada Angus, Nenek sama siapa itu trio bebek kecil yang cewek aku lupa. Lumayan suka sih dahulu, dan berharap warisan paman Gober jatuh ketanganku (dulu lhoo). Dulu aku punya komik besarnya tiga yang edisi special Werewolf gabungan sama Mickey Mouse waktu beli dapat map plastic yang lucu sekali.  Terus yang edisi special punya Paman Gober ada dua kalau gag salah. Tapi entah semuanya pada mencar kemana.
3.        Mickey Mouse. Dia temannya si Donal dan berasal dari Disney. Sampai sekarang semua yang bertemakan tikus bersarung tangan dengan celana merah yang khasnya ini masih banyak ditemui. Mungkin kalau kamu ada rejeki dan bertandang ke Disneyland, dapat menemukan banyak sekali aksesoris tentang Mickey, karena dia ini icon dari Disney sendiri.
4.        Robocop. Eh? Memangnya ada yang kartun? Ntar habis ini mimin ngaku juga spiderman, batman, dan man-man lainnya kartun sampai ntar Terminator diakui juga. Haha. Tapi kayaknya dulu ada deh series kartunya.
5.        TMNT. Teenagee Mutant Ninja Turtles. Yeah, empat kura-kura mutan yang ahli bela diri dari suhunya seekor tikus. “Kura-kura ninja”, gitu kata Gilang dulu. Mereka bernama  keren seperti Leonardo, Donatello, Raphael, Michelangelo. Kartun yang kulihat dulu warnanya tak setajam yang sekarang. Masih belum kesentuh effek gitu. Aduh, jadi keinget dua kura-kuraku yang hilang. Padahal mau aku pasangin kain warna merah sama unguuuu..
6.        Winnie The Pooh. Beruang madu warna kuning, dari beberapa reff yang aku baca, banyak yang bilang kalau Winnie ini andalah film tentang kelainan mental gitu. Masa iya?! Masa bodo ah. Ada Piggy warna merah, Tiger hobi loncat, Keledai yang ekornya berpita, burung Hantu dan manusia yang dibuang orang tuanya. Hahaha. Gag ding. Dulu aku punya bukunya. Hampir seluruhnya pasti judulnya, ‘Astaga’. Complicated banget dia hidup, selalu lupa, kesal.
7.        Ghost Buster. Ikonik banget logonya, ada hantu, dibunderin, trus disilang. Alat penangkap hantunya kaya alat pembersih debu. Gede. Ostnya itu yah gampang, “Ghost buster…Ghost Buster”.
8.        Looney Tunes kalau miminnya Lonely Ngenes. Ahaha. Cerita ini ada kelincinya, terus twiti kuning bukan yah? Kurang mengerti.
9.        Tazmania. Satu management sama yang diatas.
10.    Tiny Toons. Ini versi baby-nya.
11.    Popeye. “kata Popeye si pelaut.. tuut.. tuuut..”. hehehe. Pelaut yang satu ini nyentrik menurutku, kekuatannya tumbuh ketika ia makan bayam. Coba aja makan bayam atau kangkung yang banyak. Bukannya kuat malah nanti asam urat. Hahahah. Malahan ntar kalah sama Brutus, Olivenya keambil deh.
12.    Tom and Jery. Kucing sama tikus yang selalu berkelahi dan kadang dapat tambahan si Anjing. Film ini banyak kekerasan fisik, walau tak jarang mereka berdua akur. Just enough. This is not indeed my type.
13.    Casper. Hehehe. Si hantu gundul yang ramah dan selalu menyendiri. Kasihan. Di versi live actionnya dia ternyata cakep gitu. Lagunya Casper (bla blabla bla). Lupa. Hehehe. Eh masa ini cartun jaman tanteku dulu sih yah?
14.    Road Runner. Gemes banget lihat tingkah serigala yang sama sekali tidak ganteng, tapi selalu sial ngelawan burung onta yang selalu ia incar. Alih-alih mau menjebak si burung onta tersebut, ia malah terkena senjatanya sendiri. Memangnya sama sekali nihil yah hewan disana? Kenapa tak cari alternative lain? Manalagi bunyi burungnya kaya klakson mobil. “Bip. Bip”.
15.    Woody Woodpecker. Yeah yey. Suka banget sama ketawanya burung ini. Khas banget dah. Konon dikehidupan nyatanya burung ini bisa mematuk pohon 100kali per detik. Pemahat sejati dah.
16.    Scooby Doo. Anjing penakut tapi cerdik. Punya teman manusia 4 si Shaggy, Elma, Davni, sama Fred. “Scooby doooo where are you? I have snack Scooby, do you like it?”. Udah deh, kalau si Davni atau Elma bilang gini berarti si Scooby maupun Shaggy harus siap sebagai umpan untuk menjebak hantu-hantu palsu.
17.    Spongebob Squarepants. Sebenarnya maaf yah aku heran kenapa banyak banget yang mengidolakan ini Busa Kuning berbentuk kubus ini. Bener kata Fiko waktu stand up di kampusku bulan lalu, kanapa Mr. Crab yang nyatanya kepiting anaknyaa berupa Paus? Gimana cara mereka membuahi? Kenapa nanas di dalam air laut tidak busuk? Kenapa ini? Kenapa itu? Akkkhh… tetap saja si Spongesbob nyanyi, “It’s the best day eveerrrrrrr”, wis lah sak karepmu, Bob.
18.    Marsupilami. Hyehye.. hewan kuning-kuning berkantung yang memanfaatkan ekor panjang untuk keperluannya. Bisa di gunain untuk ini dan itu. Dan kalau dari mata kuliah yang dulu aku ambil, marsupial itu banyak hidup di Australia. Satu benua sama koala, dan tazmania.
19.    The Flintstone’s Series mereka dari manusia purba dua pasang. Yang wanitanya pakai baju biru dan putih. Mobilnya pakai kayu yang di gabung dengan bentuk roda yang dari batu. Jembatannya dari punggung dinosaurus.

Yah, sekian saja deh catatanku kali ini. Song theme-nya jarang ada yang dialihkan ke bahasa Indonesia, gag kaya (lagi-lagi membandingkan) manga sebelumnya. Dan untuk yang disini aku lupa dan takut rancu antara film serta kartun seriesnya. Oke ya, byeeee..

Senin, 01 Desember 2014

Masa Kecil, Kartun, 90an, Nostalgia

Memang bener yah diriku ini sudah dapat dikatakan mnusia nocturnal. Heran juga sih, segimanapun capeknya kegiatan disiang hari, pastikan tidur jam 9 pm lah ya, nantinya terbangun di tengah malam, dan tidak bisa tidur kembali sampai subuh menjelang. BT khan. Ngapain coba ndomlah-ndombloh malam-malam gini?

Eh, tiba-tiba ide muncul waktu membuat tulisan tentang masa kecil. Ini gara-gara nonton Mash Up Ost Anime 90an bahasa Indonesia punya bang Eka Gustiwana. Kangen gituh lagunya, punya sense of memorian. Ada yang pernah kulihat, ada yang agak asing gitu di ingatan. Yasudah iseng-iseng aku cari juga blogger yang membahas tentang kartun/ anime jaman dulu. Kayaknya aku lebih tertarik ke kartun jepang/Anime/Manga, dibanding sama kartun animasi ala western kaya Winnie The Poh, Disnyland sekawan kawan.

Dari video mash up-nya Eka Gustiwana itu dipilih 19 kartun yang terkenal dijamannya namun ada beberapa yang masih eksis dijaman sekarang, semuanya: Chibi Maruko-chan, P Man, Hamtaro, Dr. Slump. Sailor Moon, Saint Seiya, Inuyasha, Detective Conan, Kobo-chan, Crayon Sinchan, Wedding Peach, Honey Bee Hutchy, Minky Momo, Captain Tsubasa, Digimon, Dragon Ball, Mojacko, Doraemon, dan yang terakhirnya Ninja Hatori.

Nah terus dari blog tersebut, (terima kasih blog 90an) ada judul-judul yang gag asing gituh, kecilnya aku dan Gilang setiap minggu pasti mantengin itu kartun. Malahan banyak anak lelaki yang jadi kolektor dari merchendes abal-abalnya. Contohnya ya, emh.. adik lelakiku sendiri itu.

Huah.. mengenang masa kecil itu menyenangkan, mengharukan, penuh ketawa, ceria di hari minggunya. Depan layar tivi channelnya Indosiar, RCTI, sama beberapa di TVRI. Semoga memang masa kecil kita yang dulu benar-benar bahagia lagunya sesuai anak-anak meski banyak yang yang rancu. Tidak seperti jaman sekarang (maaf yah barangkali tersinggung), anak kecil sudah pada mau nonton tayangan music, model kecil yang kalau jujur aku bilang frontalnya sudah ABG padahal masih anak-anak banget. Ya semoga kebijakan orang tua dapat membantu mereka untuk pemilihan yang sesuai lah yah. Gag enak dong, masa badannya kecil bajunya kedodoran. Oya pesannya kata orang di kaskus sih CMIIW. Correct me if I wrong. Ok. Enjoyed.

1.      Satria Baja Hitam, kayaknya ini tak begitu asing. Karena kakak sepupu dulu jagonya kolektor dvdnya. Dengan pakaian yang serba hitam tentunya. Sama motor yah?
2.      Kindaichi. Gabungan dari Conan sama Sinichi atau siapa sih. aku gag paham sebenarnya, Cuma pengin dimasukan saja.
3.      Wedding Peach. Ini cartun mungkin aku belum lihat deh. Tentang apa sih? pernikahan yah? Soalnya lagunya, “Impian yang indah khayalan yang tinggi, kabulkanlah wedding dress”.
4.      Gundam. Ini transformer versi manga bukan yah?
5.      Keroro. Gag tau. Hahaha.
6.      Kekkaishi. Yap, ini bercerita tentang manusia pemberantas siluman. Dimana dia punya tanda panggilan dari alam hitam. Ciri khasnya adalah roh anjingnya. Aku pernah mbaca di comic ‘Star’ juga.
7.      Blue Dragon. Aku lupa ini ditahun berapa. Tentang (Kaya Digimon) naga berwarna biru.
8.      21 Emon. Nah ini kaya sodaraan tapi beda galaksinya dari Doraemon. Seingat aku, bentuknya memang hampir mirip Doraemon. Nanti ada lagi nih namanya Mojacko.
9.      Battle B-Daman.
10.  Bakugan. Wah kaya gini sih kesukaannya Gilang.
11.  Inuyasha. Yeyey.. aku suka banget sama ini cerita. Manusia setengah siluman. Kata temenku dia kerabat jauhnya Naruto, iya kali. Hahaha. Lagunya keren bangettttt.. kalau yang versi Indonya gini, “I want to change the world. Berjalan melawan angin. Jangan takut bila kau benar, karena senyummu menjadi semangat baru untukku”. Oohhhooooo..
12.  Bakabon.
13.  Anpan Man. Masih inget sama pahlawan dengan kepala kue. Jadi kalau temennya kelaparan dia memberikan potongan kuenya itu. Kekuatannya juga ketika memakan kue tersebut. Hidungnya merah. Inget nihhh.
14.  Minky Momo. Pastinya gag tahu sih. hehe, mungkin sepupuku yang cewek tahu. Tapi liriknya ost cerianya gini, “ingin menjadi apa, setelah dewasa. Ingin menjadi apa, tak terbayangkan. Dreaming, semoga mimpiku jadi nyata. Love. Love minky momo cobalah kau dengarkan”.
15.  Beyblade. Hahaha. Inget dah. Orang ini jamannya anak-anak main gangsing diputar pakai sisiran panjang kan? Kami juga kolektor ini kok. Dulu. Hehehe.
16.   Yugi Oh. Halah, ini tah yang rambutnya njabrik item merah berkalung pyramid yang ada mata satunya tha? Trus mainnya kartu remi tha? Eehhh. Gilang punya ini merchendisenya.
17.  Lets and Go. Wah, ini demenannya kami nih. Sampai sekarang aku masih ingat ost versi Indonya, “Lets go! Bersatu dengan angin larilah mimpi-mimpiku. Ku tak akan pernah menyerah, Winning Ruuunnn! Rasakan deru angin larilah sampai tujuan, raih genggamkemenangan, ditangan iniiii”. Tamiya! Pada punya gag eh, kalian? Kami punya dong. Yang biru satu yang merah satu. Hahaha.
18.  Naruto. Mungkin ini dikategoriku masih baru yah. Apa yah kenangannya?? Ohya, ada satu buklet dari Bobo yang isinya kupas tuntas tentang Naruto. Tapi aku lupa siapa saja pemainnya ik. Yang tahu hanya intinya aja. Gaara inget dong,
19.  One Piece. Ini di kategoriku juga masih baru nih. Bajak laut keceh-keceh. Yang diinget itu si tubuh elastic dong, tapi serius. Aku lupa namanya. Haduh, payah.
20.  Crayon sinchan. “..Kalau begini, aku jadi sibuk. Berusaha untuk mengejar dia. Matahari menyinari, semua perasaan kita. Tapi mengapa hanya aku yang dimarahiiiiii”. Bocah berkepala peyang yang otaknya kaya ayahnya. Mamah yang suka marah-marah dan suka belanja barang diskonan. Anjing yang malang dipelihara keluarga ini. Suaranya Oni yang dub Indo itu lho, cirri khas, ‘Mama..Mama..’  *nyanyi sambil nyari card-nya Sinchan? Kamu masih simpan?
21.  Samurai X. yang pipinya kena bekas samurai jadi ada luka berbentuk X. kenapa gag di dahi saja, bentuk petir! Wah parah… itu Harry Potter.
22.  Bt X. sama-sama ‘X’ beda specimen. Ini monster harimau atau apa gitu berwarna putih dan majikannya cakep punya bukan yah? Sambil mengingat.
23.  Slam Dunk. Wah, ini sih yang tentang basket. Posture pemainnya jhon! Kaya gantar wit pelem.
24.  Sonic The Hedgehoc. Ini punya western atau Jepang? Aku lupa. Tapi yang jelas makhluk biru kaya landak ini pernah jadi motivator waktu aku SD, setiap mau lari pasti pada yell-yell “Sonic”.
25.  Hamtaro. “Tukutuk lewat lorong sempit. Tukutuk, hamtaro berlari. Apa yang paling dia senangi? Biji bunga matahariii”. Yang aku ingat adalah, hamsternya Wa Yani, lomba makan kuaci, dan teman SDku Desy yang melihara marmut dan setiap pulang pasti kita selalu mampir dirumahnya. Desy, salam kangen dariku.
26.  Ninja Boy. Ini kartun udah ada yang versi live actionnya. Lucu-lucu. Kaca mata bullet, terus rambut yang piggytail ala ninja Jepang.
27.  Chibi Maruko Chan. Kakek yang lucu, kakak yang pemarah. Rambutnya itu lucu, apalagi versi live action. Itu yang meranin yang di Death Note khan? Paling syok waktu tahu lagunya dibuat versi reggae, “Jalan panjang menuju langit biru. Tiba-tiba kulihat seorang anak. Yang menemukan harta karun di dalam sana”.. bagi doongg.
28.  P Man. Dibacanya Pi-Men. Kalau kata orang Tegal tuh Pimen itu bagaimana lho. Cirri khasnya pin P yang bisa berkedip kedip kalau ada yang minta bantuan, helm sayap sama jubah merah. “Ku panggil, dia PMan, suaranya riang. Datang lah oh PMan kedalam rumahku. Dengan terbang bersama kelangit biru”. Datangnya lewat jendela.
29.  Yaiba. Kalau di salah satu OVA Conan yang aku miliki, (asik) dia ini samurai dia Conan di beda galaksi. Punya peliharaan kodok, harimau, burung botak. Ingat?
30.  Mojacko. “Seandainya sahabatku dari luar angkasa.. apa yang terjadi, oh mungkinkah?..” gitu kalau gag salah. Lucu si Mojacko ini, bullet warnanya coklat.
31.  Digimon. Digital Monster? Mungkin. “menjadi kupu yang sehat. Terbawa angin berkilau sekarang kupergi untuk bertemu DIKAu”.Wah ini yang koleksinya bola yang kalau di temple di magnet langsng menyerupai monster? Hahaha. Banyak ini dirumah, tapi dulu.
32.  Pokemon. Dari Digimon, skarang Pokemon. Ini di jaman 20an. Kalau ingat Pocket Monster ini pasti keingat si kuning lucu Pikachu yang bisa berubah lebih sangar dan keluar listriknya. Teman nya tiang listrik. Dulu tuh ada karunya yang bisa diadu khan yah?
33.  Power Puff Girl. Ini dari mana sih? lupa. Tiga orang gadis tubuh mungil warna hijau, merah sama apa yah? Hayo tebak..
34.  Honey Bee Hutchy. Hatchy, lebah muda yang mencari mamahnya yang seekor ratu lebah. Entah di endingnya ketemu beliaunya gag. Ostnya sedih banget, “Mamah…mamah, dimanakah kau berada? Mama, Mamah.. suatau saat pasti bertemu”. Nangis deh dulu menyaingi Kuch Kuch Hotahe yang di kereta selendang merah. Ih, jadi ngaco.
35.  Captain Tsubasa. Hahaha, “..berjuanglah, Tsubasa. Pahlawan kita”. Iya kayaknya kelompoknya dia yang mencetak gol ini pasti si Captain Tsubasa. Kasihan kau nak, menanggung beban team. Eh?
36.  Kapten Knight Rayent. Aku lupa ceritanya.
37.  Dr. Slump. “Kepala besar.. kepala besaarr..”. ikonik banget dah sama anak perempuan berkacamatanya Arale.
38.  Kobo chan. Lupa nih serius, tapi lagunya gini, “Nippon.. Nippon cha cha cha cha cha Kobo duduk di atas batu”.
39.  Ninja Hatori. Wah aku inget sekali yang ini. Ninja beroutfit biru, adiknya merah. Temannya kaya Nobita. Anjingnya berwarna kuning. Hobi: Jalan-jalan. “Mendaki Gunung, lewati lembah. Sungai mengalir indah ke samudra. Bersama teman berpetualang”. Aku banget ini. Aamiin.
40.  Detective Conan. Wah ini mah everlasting story. Endless love. Gag ada habis dan matinya kalau ngerumpiin tentang ini sama teman kuliah, sampai teman SMP si Choirunnisa, Asri, terus siapa lgi yah?. (ehh,, Orang benerannya yang kaya Conan gimana juga?) berhubung semua video yang ada di lepi aku pakai bahasa Jepang subtle Inggris, jadi yang aku paham pengisi penyanyi luarnya kaya Miss Mysteri & Everlasting Love Breakerz, Kimmi no Namida ni konna ni koishiteru- Natsuiro sama jelas dong kimi ga Ireba. Nah gara-gara kemarin tuh, langsung deh cari lagu Ost yang versi Indo. Judulnya Walau Masa Berganti (?), pokoknya liriknya begini, : “Ingin kucoba sekali lagi, walaupun ku tak pasti, setelah kulalui, penuh percaya diri..” aduuhhh…duuuhhhh… Conan please jangan jadi Shinichi!
41.  Dash Yonkuro.
42.  Saint Seiya. Tanyakan pada kakak sepupu, mungkin tahu.
43.  Ninja Akakage. Ini jamannya kakak sepupu juga deh kayaknya.
44.  Candy Candy. Elehhh.. keinget waktu edisi Running Man ‘Manhwa’ si Park Bo Young jadi Candy si gadis cantik kuncir dua. Dan kekasihnya si Anthony yang diperankan Song Jong Ki. Cocok si Jong Ki jadi Anthony, sama-sama cakep sama pinter.
45.  Sailor Moon. Yell-yellnya gini bukan? “Dengan kekuatan bulan aku akan menghukummu”. Serius, ini girly khan. Tapi bukan tontonanku. Mbak sepupuku tahu mungkin yah?. Kalau lagunya sih aku tau,  “maaf ku tak pernah berterus terang. Bukan ku tak mempercayaimu. Namun sebelumku berganti rupa, ingin aku menemuimuuu..”. Musiknya itu ceria banget. Haahh,, tapi aku malah milih lihat yang lain.
46.  Dragon Ball. Super Saiya, hahaha. Rambut njabrik. 7 Bola Naga. Apa lagi hayoo? “Orangpun datang, dan akan kembali, kehidupan kan jadi satu. Di kehidupan, yang kedua akan menjadi lebih indahh..”. di clipnya yang aku ingat itu ada naga hijau yang berputar lalu manusia sedang berjalan.
47.  Doraemon. Asik. Diakhiri dengan Doraemon. Sama seperti Detective Conan, yang aku tahu (ini yang Ku tahu) Doraemon juga masih bertahan sampai sekarang dan dari series beranak pinak menjadi special movie. Meskipun aku gag begitu menyukai kucing, tapi menurutku kucing biru ajaib dari masa depan ini keren banget. Punya segalanya di kantong ajaib. Yakin deh yang satu pantaran sama aku dan bawah atau anak sekarang masih ingat sama si Doraemon, Nobita, Suneo, (Jayen tulisannya begimana? Giant?) sama Sizuka ini. Apa lagi lagunya, “Aku ingin begini.. aku ingin begitu.. ingin ini, ingin itu banyak sekali…”. Ohya, temen kuliahku ada yang mirip tokoh disiniii.. (tenang guys, tanpa nama. Jadi kalian gag dikerubungi).


Sekian tulisan yang dapat aku ciptakan. Semoga teringat lagi dan nyari di YungSub semua yaahhh

Kamis, 27 November 2014

Aku dan ‘mereka’ – Kenyataanya itu Pasti

Aku dan ‘mereka’ – Kenyataanya itu Pasti
“ Wah, parah lu Dhil. Gag tau deh gue, males kalau udah gini. Omongan lu ngaco. Dunia khayal lu udah tingkat dewa bener dah”, ucap temenku Imel.
Kadang inilah yang membuat aku malas cerita dengan manusia. Iya deh. Serius. Makanya aku lebih memilih cerita dengan yang lainnya, contohnya si Bule Helena.
Pernah Helena berkata seperti ini, “Manusia itu susah dimengerti. Ketika mengkritik orang dia tidak bisa member solusi lain. Aneh  sedikit, dijauhi. Berbeda sedikit dicibir dibelakang. Memuakan!”. Begitu.
Yah. Ini tentang tentang Imel. Pendengar cerita-ceritaku. Misalnya pernah aku bercerita mengenai Helena. Dia tersenyum tipis sambil berujar, “Takaran sadar lu emang kayanya sudah limit atau malah udah kagak ada yah kayaknya?.. Gag bisa membedakan yang nyata dan dunia khayal”. Imel yang yang kenyataanya teman dekatku, malah berkata demikian.
Kesadaranku sudah tidak ada?
Kok ya bisa, seorang yang ngakunya teman berkata gitu?!
Aku waras kok!
Aku juga tak ingin seperti ini!
Emang siapa yang betah mendengarkan suara yang muncul secara tiba-tiba dan selalu mengagetkan?
Apalagi ketika diterangnya bulan dan kamu bisa mendengar suara gonggongan anjing, ketawa, atau parahnya derap langkah kuda(?)
Emang siapa yang mau ditemenin yang lain ketika lemburan?
Emang siapa yang mau dilihat, mengintip penuh waspada dari balik selimut, atau malahan ditiup telinganya?
Ya,! Kamu mau menggantikannya?!
 Tidak mau kan? Membayangkannya saja sudah langsung dibuang jauh-jauh.
Aku tak mau dibilang sinting oleh beberapa orang. Aku pernah meminta saran ke Bunda untuk menutupnya, atau minta ditemani psikiater. Mungkin semuanya teman khayal. Lagian aku kan selalu rajin beribadah. Jadi mana mungkin.
Tapi memang, pada kenyataannya mereka yang kulihat semuanya pasti.mbantu melanjutkan, tolong bantuannya. arigato :))


Aku dan ‘mereka’ : Ia yang Meniup

Aku dan ‘mereka’ : Ia yang Meniup
Malam sabtu ini terasa suram, kelam, dan dingin. Hujan sepertinya enggan meninggalkan desa ini. Ia terus saja turun seperti tangisan dewi-dewi di khayangan sana dari sepulangku dari kampus sore ini. Baju dan jaket yang basah tadi langsung kugantung angin-angin dengan menggunakan hanger.
“Helena fidu .. Where are you. Come’ on and enjoying this game now”. Kulatunkan sedikit lagu menirukan opening theme songnya Scooby. Terus saja kupanggil namanya berharap dia muncul sejenak. Sambil bernyanyi, aku melepas kerudung abu-abuku yang juga basah.
Kamarku terasa sangat dingin, gelap. Dari celah pintu aku membayangkan diluar mungkin lebih dingin.
“Males banget! Laporan udah selesai, malah sepi melanda”, batinku melanda.
Kubuka pintu kamar dan mengarahkan kakiku menuju ruang tv. Sepertinya hampir semua penghuni kosan ini banyak yang pulang kampong karena weekend. Aku merasa kosan ini seperti rumah sendiri. Sepi.
Televise kunyalakan untuk meramaikan kosan dengan volume suara yang tinggi. Kebetulan acaranya menarik. Tentang liputan seorang blogger traveling kuliner yang kebetulan sedang di Negeri Ginseng. Tak apalah mungkin aku melihatnya sendiri.
‘Fuuuhhh’..
Ditengah keseruannku sepertinya ada yang meniup telinga kiriku, rambut pendekku sempat berkipas sebentar. Dingin rasanya. Secepatnya aku menoleh.
“Astaghfirullah..”.
Secepatnya menghilang. Entah siapa. Usilnya. Ingin berkenalannkah?
Pintu depan terbuka, sontak aku melihat. Ternyata penjaga kosan sepertinya baru datang karena pulang kampong. Bajunya basah. Sepertinya tetesan air itu belum juga reda. Ia duduk sebentar sambil berkomentar sesekali tentang tayangan yang ada.
“Lhah..lhah.. kok kerasane dingin banget yo mbak iki dikaki”.
“Oh.. iya tha? Angin mungkin, maklum diluar khan masih hujan”. Sahutku.
‘Fiuuuhh…’
Telingaku tiba-tiba ditiup lagi. Ingin tahu rasanya? Hembusan udara dingin dingiiiinn sekali. Takut sih tetapi penasaran. Dan berpikir yang bukan-bukan.
Tiba-tiba penjaga kosan beranjak dari tempat duduk dan berkata lalu neninggalkanku penuh tanya, “iku lho mbak. Mbake yang biasanya duduk didepan arep kenalan”.
Secepatnya aku mematikan tv, dan berlari menuju kamar. Menarik selimut dan memaksakan memejamkan mata.