 |
| Tugu Muda |
 |
| Suasana Malam dalam Lawang Sewu |
 |
| Suasana Malam luar Lawang Sewu |
Hehehehe, memang sih belum ada foto yuang nunjukin aku berprestasi di sini. Adanya foto aku ke tempat pelepas penat. Tau gag?
1. Singkatnya Monumen Tugu Muda
Untuk memperingati Pertempuran 5 Hari di Semarang, dibangun
Tugu Muda
sebagai monumen peringatan. Tugu Muda ini dibangun pada tanggal 10
November 1950. Diresmikan oleh presiden Ir. Soekarno pada tanggal 20 Mei
1953. Bangunan ini terletak di kawasan yang banyak merekam peristiwa
penting selama lima hari pertempuran di Semarang, yaitu di pertemuan
antara
Jl. Pemuda, Jl. Imam Bonjol, Jl. Dr. Sutomo, dan
Jl. Pandanaran dengan lawang sewu. Selain pembangunan Tugu Muda, Nama
dr. Kariadi diabadikan sebagai nama salah satu rumah sakit di Semarang.
2. Singkatnya Lawang Sewu

Lawang Sewu adalah salah satu bangunan bersejarah yang dibangun oleh
pemerintahan kolonial Belanda, pada 27 Februari 1904. Awalnya bangunan
tersebut didirikan untuk digunakan sebagai Het Hoofdkantoor van de
Nederlansch Indische Spoorweg Maatscappij (NIS) atau Kantor Pusat
Perusahan Kereta Api Swasta NIS. Sebelumnya kegiatan administrasi
perkantoran NIS dilakukan di Stasiun Samarang NIS. Namun pertumbuhan
jaringan perkeretaapian yang cukup pesat, dengan sendirinya membutuhkan
penambahan jumlah personel teknis dan bagian administrasi yang tidak
sedikit seiring dengan meningkatnya aktivitas perkantoran. Salah satu
akibatnya kantor pengelola di Stasiun Samarang NIS menjadi tidak lagi
memadai. NIS pun menyewa beberapa bangunan milik perseorangan sebagai
jalan keluar sementara. Namun hal tersebut dirasa tidak efisien. Belum
lagi dengan keberadaan lokasi Stasiun Samarang NIS yang terletak di
kawasan rawa-rawa hingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi
pertimbangan penting. Kemudian diputuskan untuk membangun kantor
administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu
berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di
ujung Bodjongweg Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan
Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal). NIS
mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof.
Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Ouendag, arsitek yang
berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Negeri
Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke kota Semarang. Melihat
dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan
ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula kelengkapan
gambar kerjanya dibuat dan ditandatangi di Amsterdam tahun 1903.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar